Tampilkan postingan dengan label cerita inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita inspiratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 April 2016

Guru Terbaik yang Pernah Kutemui

Namanya Bu Naning...
Beliau adalah guru kimiaku di SMA. Karena beliau, aku jadi suka pelajaran kimia dan akhirnya kuliah di jurusan kimia. Menurutku, kimia itu pelajaran yang asyik, menyenangkan, dan keren. Walaupun sampai saat ini aku belum pintar kimia, tapi aku senang mempelajarinya, meskipun terseok-seok. Hiks. *nangis di pojokan*


Aku merasa seperti murid yang paliiiiing beruntung di dunia karena memiliki seorang guru seperti Bu Naning. Beliau bukan hanya guru bagiku, tetapi juga ibu, teman, dan sahabat. Beliau sudah seperti ibuku sendiri. Beliau adalah sumber semangatku. She is my moodbooster, and I really want her to know. Beliau adalah guru terbaikku, guru terbaik yang pernah kutemui.

Setiap kali aku lagi down, ga semangat, dan semacamnya, Bu Naning selalu menyemangatiku. Allah Maha Baik mempertemukanku dengan beliau. Sekali lagi, aku bersyukur punya Bu Naning di hidupku. Suatu hari nanti, aku ingin seperti beliau. Beliau adalah guru yang paling baik dan mengajar dengan sangat luar biasa. Tak peduli apa kata  orang, aku percaya kalau Bu Naning adalah guru kami yang luar biasa.

Sehat terus ya, bu. Panjang umur ya, bu...

Kalau kata Prof. Yohanes Surya, "Faktor guru hebat (yang cerdas, mampu memberikan inspirasi, menstimulasi cara berpikir, memotivasi, mengajar dengan gampang, asyik dan menyenangkan) berperan sangat besar tidak hanya dalam meningkatkan IQ seseorang, tetapi juga dalam membuka jalan menuju sukses. Carilah guru hebat dimanapun mereka berada dan belajarlah dari mereka…"

Dan guru hebatku itu adalah Bu Naning :))

Sabtu, 30 November 2013

Mereka Semua Berjasa

Holaa...!
Wah besok November udah abis yaa, gak kerasa cepet banget nih waktu berjalan. Oh iyaa, tanggal 25 November kemarin hari guru, yah? Sedikit telat nih yah postingnya. Muehehehe.

Kalian-kalian disini pernah berpikir gak kalau guru-guru kita itu berjasa sekali? Iya! Mereka semua orang yang paling berjasa di negeri ini. Bisa dibayangkan, kalau misalnya tidak ada mereka, bagaimana nasib anak bangsa? Bagaimana nasib negara kita? ckckckck *pikir sendiri yak :D
Sayangnya, aku baru mengerti arti seorang guru ketika duduk di bangku kelas 12 SMA. Waktu mau lulus-lulusan itu tuh. Waktu nerima pelajaran Biologi terakhir. Cerita lengkapnya klik DISINI.

Diantara kalian pasti ada yang punya guru inspiratif. Salah satunya adalah aku sendiri. Aku punya seorang guru hebat. Beliaulah yang membuatku

Kamis, 09 Mei 2013

SBMPTN 2013: Bisa Asal Ada Usaha dan Doa

UN sudah selesai! Puncak dari sekolah selama 3 tahun sudah dilaksanakan selama 4 hari. Eiittss! Tapi tunggu dulu, UN selesai bukan berarti kita bisa santai-santai aja, seneng-seneng, sampe gak nyentuh buku sama sekali. Bagi anak yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi, itu semua belum berakhir lho, karena kita masih akan dihadapkan dengan berbagai tes untuk masuk ke PTN. SNMPTN! yah SNMPTN, yang sekarang sudah berganti nama menjadi SBMPTN. Seluruh anak se-Indonesia bersaing untuk mendapatkan kursi di salah satu PTN bergengsi. Jadi, kita tidak boleh santai-santai saja ya, karena kita akan brsaing dengan anak-anak se-Indonesia.

Jadi, kita nggak boleh lah lengah sedikit. Harus dipersiapkan matang-matang. Pokoknya kita harus ngalahin nilai pesaing kita yang memilih prodi sama dengan kita. Nggak mau kan kalau impian kita direbut sama orang lain. Ingat yah, ditengah kemalasanmu ada 29500 lawan yang ingin merebut impianmu. Sudah sadarkah kita?

Nggak munafik sih, saya juga pernah malas belajar. Tapi saya punya quote yang bisa membangkitkan semangat belajar saya. "Disaat kamu bermalas-malasan, 4000 pesaingmu sedang belajar untuk merebut impianmu" . Kalau sudah baca quote ini, saya langsung semangat belajar! Saya nggak mau impian/cita-cita saya direbut orang lain.

Memang sih, kadang kita merasakan kejenuhan ketika belajar, termasuk saya sendiri pernah merasakannya, tapi apa yang akan kita dapatkan nantinya itu akan sesuai dengan usaha yang kita keluarkan. Segala kesuksesan, keuntungan, keberhasilan, selalu diawali dengan kesakitan, kerja keras, dan kesabaran. Kita akan mendapatkan sebesar yang kita perjuangkan. Contohnya saja, Rani yang sehari-harinya santai-santai saja, selalu berada dalam zona nyamannya, dia hanya belajar ketika malam menjelang ujian. Beda halnya dengan Rini yang telah mempersiapkan ujian jauh-jauh hari sebelumnya, bekerja keras, dan diimbangi dengan aktivitas rohani seperti puasa dan shalat malam. Maka jika akhirnya Rini berhasil kuliah di PTN favorit dan jurusan favorit, sedangkan Rani hanya terjaring di sebuah PTS pinggiran yang sama sekali tidak bonafid, itulah sunnatullah. Memang segalanya kembali ke usaha kita masing-masing.

Kadang kita merasa pesimis ketika melihat jumlah kuota dan peminat tahun lalu. Misalnya, jurusan Teknik Kimia UI, perbandingannya 1:33. Bayangkan saja, 1 bangku direbutkan oleh 33 orang. Tapi saya tahu, mereka-mereka yang lolos itu adalah orang-orang pilihan. Apa yang mereka dapatkan itu sesuai dengan usaha dan kerja keras mereka selama ini, tidak lupa juga dengan doa :')

Fighting buat SBMPTN nanti! semoga kita menjadi orang-orang pilihan seperti diatas. Amien.
GANBATTE teman-temaan..... :D